Menu

Mode Gelap

Artikel · 5 Nov 2023 15:30 WIB ·

3 Desa Perbatasan Kabupaten Bengkayang Dengan Malaysia Berstatus Mandiri


Tugu Garuda Pancasila di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, sebagai tugu perbatasan Indonesia-Malaysia. (Foto: Henky Taniardy) Perbesar

Tugu Garuda Pancasila di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, sebagai tugu perbatasan Indonesia-Malaysia. (Foto: Henky Taniardy)

JURNALDESA – Kabupaten Bengkayang di Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Wilayah perbatasan tersebut terdapat pada 6 desa yang terdapat di dalamnya.

Dari ke-6 desa itu 3 diantaranya telah berhasil menyandang sebagai desa “Mandiri”. 2 lainnya berstatus desa “Berkembang”, dan sisanya sebagai desa “Maju”.

Berikut ini kondisi Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023 pada ke-6 desa tersebut. Di mana ke-6 desa itu terdapat di dua kecamatan berbeda, yaitu Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Siding.

Pada Kecamatan Jagoi Babang terdapat 3 desa telah berstatus desa Mandiri, dan 1 desanya masih Berkembang. Sedangkan 2 desa di Kecamatan Siding, masing-masing berstatus sebagai desa Maju dan desa Berkembang.

Umumnya wilayah terdepan atau desa perbatasan biasanya memiliki kondisi cukup memprihatinkan atau kurang mendapat perhatian. Namun tidak pada keenam desa ini. Berikut adalah IDM ringkas dari ke-6 desa berdasarkan data IDM 2023 Kemendes PDTT.

1. Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, memiliki status IDM 2023 sebagai desa “Berkembang”. Nilai IDM 0,6641. Indeks Komposit tertingginya ialah Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL) 43,5 persen. Untuk Indeks Ketahanan Sosial (IKS) 36,4 persen, dan Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) 20,1 persen.

2. Desa Kumba, Kecamatan Jagoi Babang, memiliki status IDM 2023 sebagai desa “Mandiri”. Nilai IDM sebesar 0,8283. Indeks Komposit tertingginya ialah IKL 37,6 persen. Untuk IKS 34,3 persen dan IKE 28,2 persen.

3. Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, memiliki status IDM 2023 sebagai desa “Mandiri”. Nilai IDM sebesar 0,8435. Indeks Komposit tertingginya ialah IKL 36,9 persen. Untuk IKS 35,5 persen dan IKE 27,7 persen.

4. Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, memiliki status IDM sebagai desa “Mandiri”. Nilai IDM sebesar 0,8790. Indeks Komposit tertingginya ialah IKS 35,5 persen. Untuk IKL 32,9 persen dan IKE 31,6 persen.

5. Desa Siding, Kecamatan Siding, memiliki status IDM sebagai desa “Maju”. Nilai IDM sebesar 0,7705. Indeks Komposit tertingginya ialah IKS 35,1 persen. Untuk IKL 34,6 persen dan IKE 30,3 persen.

6. Desa Tangguh, Kecamatan Siding, memiliki status IDM sebagai desa “Berkembang”. Nilai IDM sebesar 0,6492. Indeks Komposit tertingginya ialah IKL 41,1 persen. Untuk IKS 36,7 persen dan IKE 22,2 persen.

Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) pada keenam desa tersebut semuanya paling rendah. Seyogyanya untuk wilayah perbatasan, indeks ketahanan ekonomi baiknya menjadi fokus utama bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

Penulis: Achmad S.
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

3 Dari 5 Desa Perbatasan Kecamatan Tulin Onsoi Dengan Malaysia Masih Tertinggal

19 November 2023 - 10:02 WIB

Desa Terdepan

Limpakon, Desa Perbatasan Kecamatan Lumbis Ogong Dengan Malaysia Masih Tertinggal

18 November 2023 - 10:29 WIB

Desa Terdepan

Status 6 Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Pansiangan Masih Tertinggal

17 November 2023 - 09:16 WIB

Desa Terdepan

Seluruh Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Hulu Berstatus Desa Tertinggal

16 November 2023 - 10:18 WIB

Desa Terdepan

Pa’ Loo, Satu-satunya Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Dengan Malaysia

15 November 2023 - 10:27 WIB

Desa Terdepan

Status IDM Pada 3 Desa Perbatasan Kecamatan Krayan Timur Dengan Malaysia

14 November 2023 - 16:23 WIB

Desa Terdepan
Trending di Artikel