Menu

Mode Gelap

Artikel · 14 Feb 2022 08:00 WIB ·

678 Desa Sangat Tertinggal Masih ‘Menyelimuti’ Sumatera Utara


Ilustrasi: Panorama Danau Toba, pada Februari 2021. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Panorama Danau Toba, pada Februari 2021. (Foto: Istimewa)

JURNALDESA – Provinsi Sumatera Utara merupakan satu provinsi yang cukup ikonis. Dengan ikon Danau Toba yang dimiliki, pemerintah pusat menjadikan ikon Sumatera Utara itu masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Dengan letaknya yang berada di tengah daratan Provinsi Sumatera Utara, membuat Danau Toba cukup strategis jika dilakukan pembangunan dan pengembangan-pengembangan yang lebih strategis. Sehingga akan mampu memberi dampak signifikan bagi masyarakat setempat dalam meningkatkan perekonomian sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat,

“Pembangunan sejumlah sarana dan prasarana di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba untuk meningkatkan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan membuka lapangan pekerjaan baru di kawasan Danau Toba,” pungkas Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan dalam konferensi pers di Medan, Kamis 20 Januari 2022.

Namun Provinsi Sumatera Utara tidak hanya berada di daratan. Provinsi ini masih memiliki wilayah administratif lain di bawahnya yang letaknya berada di tengah samudera. Dari 25 Kabupaten yang ada, 4 kabupatennya berada di perairan barat Provinsi Sumatera Utara. Keempat kabupaten itu ialah Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Selatan.

Keempat kabupaten tersebut menurut catatan Kementerian Desa PDTT dalam Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021, masih terdapat desa-desa yang berstatus Desa Sangat Tertinggal. Dari keempat kabupaten itu Kabupaten Nias Selatan memiliki Desa Sangat Tertinggal yang paling banyak, sekitar 301 desa.

Disusul Kabupaten Nias Barat sebanyak 90 desa, lalu Kabupaten Nias sejumlah 67 desa, dan Kabupaten Nias Utara sebanyak 50 desa. Sedangkan kabupaten lain yang notabenenya berada di daratan Provinsi Sumatera Utara, yang di dalam wilayahnya masih memiliki Desa Sangat Tertinggal jumlahnya sebanyak 11 kabupaten.

Dari 11 kabupaten tersebut 4 kabupatennya berbatasan langsung dengan wilayah ikon Sumatera Utara (Danau Toba), yaitu Kabupaten Tapanuli Utara. Kabupaten Toba, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Karo.

Kabupaten Tapanuli Utara yang berada di selatan Danau Toba masih memiliki 8 desa yang berstatus Desa Sangat Tertinggal. Untuk Kabupaten Toba yang notabene wilayahnya cukup luas berada di tepian tenggara Danau Toba, masih menyisa 2 Desa Sangat Tertinggal untuk segera dirampungkan pengembangannya.

Sedangkan Kabupaten Dairi dan Kabupaten Karo yang terletak di utara Danau Toba, masing-masing masih menyisakan 1 Desa Sangat Tertinggal untuk segera juga di tingkatkan status pembangunannya. Lalu bagaimana dengan 11 kabupaten lainnya? Berikut ini ringkasan keberadaan Desa Sangat Tertinggal di Provinsi Sumatera Utara.

1. Kabupaten Nias Selatan (301 desa)
2. Kabupaten Nias Barat (90 desa)
3. Kabupaten Padang Lawas Utara (70 desa)
4. Kabupaten Nias (67 desa)
5. Kabupaten Nias Utara (50 desa)
6. Kabupaten Mandailing Natal (43 desa)
7. Kabupaten Tapanuli Tengah (27 desa)
8. Kabupaten Padang Lawas (12 desa)
9. Kabupaten Tapanuli Utara (8 desa)
10. Kabupaten Tapanuli Selatan (4 desa)
11. Kabupaten Toba (2 desa)
12. Kabupaten Dairi (1 desa)
13. Kabupaten Langkat (1 desa)
14. Kabupaten Labuhan Batu Utara (1 desa)
15. Kabupaten Karo (1 desa)

Di tengah maraknya pembangunan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, yang notabenenya Presiden Joko Widodo sudah beberapa kali mengunjungi danau terbesar di Asia Tenggara itu, semoga pula diimbangi dengan pemerataan pembangunan di wilayah sekitarnya.

Khususnya pembangunan pada desa-desa yang masih berstatus Desa Sangat Tertinggal. Mengingat Provinsi Sumatera Utara termasuk dalam 3 provinsi teratas dengan jumlah Desa Sangat Tertinggal yang jumlahnya cukup besar sekitar 678 desa, setelah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Penulis: Achmad S.
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3,301 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

3 Dari 5 Desa Perbatasan Kecamatan Tulin Onsoi Dengan Malaysia Masih Tertinggal

19 November 2023 - 10:02 WIB

Desa Terdepan

Limpakon, Desa Perbatasan Kecamatan Lumbis Ogong Dengan Malaysia Masih Tertinggal

18 November 2023 - 10:29 WIB

Desa Terdepan

Status 6 Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Pansiangan Masih Tertinggal

17 November 2023 - 09:16 WIB

Desa Terdepan

Seluruh Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Hulu Berstatus Desa Tertinggal

16 November 2023 - 10:18 WIB

Desa Terdepan

Pa’ Loo, Satu-satunya Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Dengan Malaysia

15 November 2023 - 10:27 WIB

Desa Terdepan

Status IDM Pada 3 Desa Perbatasan Kecamatan Krayan Timur Dengan Malaysia

14 November 2023 - 16:23 WIB

Desa Terdepan
Trending di Artikel