Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dinamika · 20 Sep 2021 21:00 WIB ·

Abdul Halim: Sampai Sekarang Saya Masih Santri


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Alhamdulillah, Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Alhamdulillah, Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI

Jurnaldesa.id | Rembang – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar berkunjung ke Pesantren Alhamdulillah, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021). Ia berdialog dan memberikan motivasi kepada para santri di pondok pesantren tersebut.

“Santri tidak pernah mati. Dimanapun santri pasti bisa hidup, di kota besar, di desa. Makanya saya hari ini kebetulan ditunjuk jadi Menteri, saya tetap memposisikan diri sebagai santri,” ujarnya.

Pria yang juga akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, para santri sepatutnya bangga karena telah menjadi bagian dari anak muda Indonesia yang berpotensi memiliki masa depan cerah.

Menurutnya, bangsa Indonesia selalu menunggu kehadiran para santri untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.

Di samping itu Halim Iskandar juga mengingatkan, bahwa keberadaan Indonesia juga tidak lepas dari jasa para santri.

“Berbahagialah kalian semua karena telah menjadi bagian dari santri Indonesia yang punya masa depan cerah, yang ditunggu bangsa kita Bangsa Indonesia,” ujarnya di hadapan para santri.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini mengatakan, sebagai bagian dari santri, ia selalu memposisikan diri sebagai santri dimanapun dan dalam pekerjaan/ jabatan apapun. Menurutnya, santri adalah posisi paling nyaman dan nikmat yang ia sandang hingga saat ini.

“Mau jadi menteri ya tetap santri, jadi DPR ya santri, mau nandur (menanam) sawah juga saya tetap posisikan diri sebagai santri. Sehingga posisi santri itu luar biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, di hari yang sama, Gus Menteri juga berkunjung di Pondok Pesantren Al Hidayat Kauman Karangturi Lasem, Rembang. Di sana, ia juga memberikan motivasi kepada para santri di pondok pesantren tersebut.

Selain itu, dalam kunjungannya di Kabupaten Rembang ini, Gus Menteri juga melakukan penyerahan penyerahan penghargaan utama pendataan SDGs Desa se-Kabupaten Rembang dan berdialog secara hybrid dengan seluruh kepala desa Kabupaten Rembang.

Ia juga meninjau Desa Wisata Kajar Edupark Pertanian dan Peternakan terpadu yang dikelola atas kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mbangun Deso dan PT Semen Gresik Rembang.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel