Menu

Mode Gelap

Dinamika · 6 Okt 2021 15:00 WIB ·

Abdul Halim Tinjau Infrastruktur Wisata Desa Selasari


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat tinjau infrastruktur Desa Wisata Selasari, Pangandaran, Banten, Indonesia. Foto : Kementerian Desa PDTT RI Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat tinjau infrastruktur Desa Wisata Selasari, Pangandaran, Banten, Indonesia. Foto : Kementerian Desa PDTT RI

Jurnaldesa.id | Pangandaran – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar meninjau pengembangan Desa Wisata Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021).

Desa dengan sajian wisata air yang dikenal dengan Santirah River Tubing ini berhasil menyedot hingga 1.800 pengunjung per bulan. Namun angka ini menurun drastis sejak terjadinya pandemi covid-19.

Saat meninjau pengembangan wisata desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Selasari ini, Menteri Halim Iskandar mengecek fasilitas infrastruktur yang masih dibutuhkan.

Ia juga berdiskusi dengan Pengurus BUMDes, Kepala Desa, dan Masyarakat setempat terkait pengembangan salah satu unit usaha BUMDes tersebut, agar dapat menarik pasar yang lebih luas.

Selain itu, Gus Menteri juga meninjau aktivitas kerajinan tas rajut yang juga dikelola oleh BUMDes Desa Selasari.

Sementara sebelumnya, di hari yang sama, Gus Menteri juga meninjau pengembangan wisata desa di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Desa Cintaratu juga memiliki wisata air berupa river tubing yang dikenal dengan Wisata Jojogan. Wisata Jojogan merupakan salah satu unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Desa Cintaratu.

Gus Menteri mengakui, BUMDes yang bergerak di Bidang Pariwisata mengalami dampak signifikan akibat pandemi covid-19. Meski demikian, ia meminta pengembangan desa wisata terus dilakukan untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat desa.

Ia berharap, pengembangan desa wisata tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas UMKM di desa setempat.

“Kalau soal covid-19 jangan dibahas. Semua BUMDes juga mengalami hal yang sama (penurunan pendapatan). Tapi harus siap, karena minat masyarakat untuk berwisata pasti sangat naik setelah ini,” ujarnya.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Status IDM 3 Desa Perbatasan Kecamatan Sei Menggaris – Malaysia

20 November 2023 - 10:36 WIB

Desa Terdepan

Menjaga Alam dan Tradisi di Desa Penglipuran Bali

28 Oktober 2023 - 16:05 WIB

Desa Penglipuran

Musrenbangdes RKP 2024 Desa Ambengan Bali Fokus Pada Kesehatan

10 Oktober 2023 - 08:10 WIB

Desa Ambengan

Program Electrifying Agriculture PLN Tekan Biaya Operasional Petani Bawang Hingga 75 Persen

28 April 2023 - 16:09 WIB

PLN

Pom Listrik Kapal Sandar PLN Bantu Nelayan NTT

28 April 2023 - 12:28 WIB

PLN

Siswa Sekolah Live in di Desa Wisata Binaan Bakti BCA

13 April 2023 - 17:08 WIB

BCA
Trending di Dinamika