Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dinamika · 6 Jul 2019 15:00 WIB ·

Apkasi Siap Kembangkan Desa Wisata dan Crossborder Tourism

jurnaldesa/foto:apkasi (Abdullah Azwar Anas saat serah terima pataka Apkasi dan buku laporan kegiatan 2016-2019 dari Mardani H. Maming pada pergantian Ketua Umum Apkasi)

Jurnaldesa.id | Jakarta – Dalam penutupan Apkasi Otonomi Expo 2019 yang berlangsung di Hall B, Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senayan, Jum’at (5/7/2019), Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas mengatakan, “Apkasi siap bekerjasama dengan Kemenpar untuk mengembangkan berbagai sektor pariwisata di daerah, mulai pariwisata lintas batas negara (crossborder tourism) sampai desa wisata.

“Apkasi yang beranggotakan 416 kabupaten siap mendukung program-program Kemenpar, sehingga ke depan kebijakan pariwisata nasional bisa semakin punya instrumen pelaksanaan yang efektif dan saling dukung di daerah,” ujar Abdullah Azwar Anas yang baru saja menggantikan Mardani H. Maming sebagai Ketua Umum Apkasi.

Anas menjelaskan, pengembangan kolaborasi pariwisata ini sekaligus bagian dari strategi memajukan seni-budaya daerah, semakin kuat konten kearifan lokal semakin kuat pula daya tarik bagi pengunjung. “Untuk crossborder tourism sudah saya sampaikan ke Pak Menteri, pilot project kerja sama akan dibuat di beberapa kabupaten, misalnya di Kabupaten Belu, NTT, yang wilayah perbatasannya telah dibangun oleh pemerintah pusat dengan ikon-ikon yang menarik,” ujarnya.

Menurut Anas, dalam keterangannya pada apkasi.org, strategi crossborder tourism yang diinisiasi Kemenpar harus disambut Apkasi karena akan sangat mendukung pengembangan kabupaten-kabupaten yang menjadi perbatasan negara. Pasarnya datang dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Papua Nugini, dan Timor Leste.

“Sudah banyak kisah sukses crossborder tourism. Perancis 50% wismannya diperoleh dari negara yang berbatasan dengannya. Di Belgia, 51% wisman didapat dari border tourits. Sedangkan di Thailand 45%. Malaysia lebih tinggi, 60% wismannya berasal dari tetangganya. Ini kesempatan bagi kabupaten terdepan untuk ‘menyedot’ wisatawan mancanegara, yang otomatis akan menggerakkan ekonomi kabupatennya,” ungkapnya.

Terkait pengembangan desa wisata, Apkasi siap berkolaborasi dengan Kemenpar sesuai visi Presiden Jokowi membangun bangsa dari pinggiran atau desa dengan memanfaatkan budaya, alam, dan kreativitas warganya. “Apkasi siap menyukseskan target 2.000 Desa Wisata Mandiri yang dicanangkan pemerintah pusat. Bukan hanya desa wisata rintisan, berkembang, dan maju, tapi sudah ke mandiri,” jelas Anas.

Di Indonesia total desa sekitar 83.000. Menurut pemerintah pusat 10% nya berpotensi menjadi desa wisata. “Itu tugas Apkasi, kemenpar, dan pemerintah provinsi untuk mengembangkannya,” ujar Anas. Terkait homestay, Apkasi akan fokus mengangkat arsitektur khas lokal. “Kemenpar memiliki ribuan kamar penduduk di desa-desa yang diaktivasi menjadi homestay. Itu akan dikerjasamakan Apkasi agar merata di kabupaten,” pungkas Anas.

Pewarta: Yudi AS.
Editor: Djali Achmad

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel