Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dinamika · 22 Sep 2021 09:00 WIB ·

BUMDes Diimbau Bangun Usaha yang Berdampak Langsung ke Kesejahteraan Masyarakat


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Indonesia Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Indonesia

Jurnaldesa.id | Blora – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar blusukan mengelilingi sejumlah desa di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (18/9/2021).

Menteri Halim Iskandar turun langsung untuk meninjau berbagai potensi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama di daerah tersebut.

“Untuk pemulihan ekonomi nasional level desa, yang pertama kita genjot adalah BUMDes dan BUMDes Bersama,” ujarnya.

Salah satu BUMDes yang dikunjungi Halim Iskandar adalah BUMDes Maju Mapan, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon. BUMDes ini mengelola berbagai jenis usaha seperti ternak lele dan konveksi. BUMDes ini berhasil meraih omzet hingga lebih dari Rp30 Juta per bulan.

Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengapresiasi kreatifitas BUMDes Maju Mapan yang telah berhasil mempekerjakan sejumlah pemuda di desanya.

Menurutnya, hakikat dikembangkan BUMDes adalah untuk memberikan dampak kesejahteraan untuk masyarakat setempat.

“Maka saya selalu tekankan, tidak boleh BUMDes atau BUMDes Bersama mengganggu berbagai usaha yang dilakukan masyarakat,” ujarnya.

Gus Menteri mengatakan, semua potensi desa yang terkait aset desa harus dikelola oleh BUMDes atau BUMDes Bersama. Ia melarang potensi yang berhubungan dengan aset desa dikelola oleh pihak swasta.

“Kalaupun dikelola swasta, harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan BUMDes atau BUMDes Bersama,” tegasnya.

Adapun desa lainnya yang dikunjungi Gus Menteri dalam hal ini yakni Kampung Literasi Sedulur Sikep Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong yang memiliki potensi sebagai desa wisata adat.

Selanjutnya Desa Nglobo, Kecamatan Jiken yang memiliki potensi desa wisata dan kerajinan akar pohon jati. Kemudian Desa Palon Kecamatan Jepon yang memiliki potensi peternakan sapi.

Selain itu, Gus Menteri juga mengunjungi Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Kaliwangan Blora. Di pondok pesantren ini Gus Menteri berdialog dan memberikan motivasi kepada para santri.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel