BUMDes Jelita, Usaha Kolektif Rakyat yang Memiliki Potensi Ekonomi Sebesar 80 Persen dari Modal.

0
106
Eagle View on Night Scape, Cakrawala Elang saat malam,Kabupaten Morowali, Sulawesi Utara, Indonesia
Eagle View on Night Scape, Cakrawala Elang saat malam,Kabupaten Morowali, Sulawesi Utara, Indonesia

Jurnaldesa.id | Sampeantaba – Desa Sampeantaba, Wita Ponda adalah contoh desa yang memiliki BUMDes maju. Desa ini mempunyai luas wilayah 132 km2 Ha atau 25,40% dari luas Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Utara. Desa Sampeantaba mempunyai jumlah penduduk sebanyak 1.296 jiwa dan 332 KK dengan jumlah penduduk laki-laki berjumlah 650 jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 646 jiwa. Desa Sampeantaba berbatasan dengan laut dan di tepi/sekitar kawasan hutan. Desa Sampeantaba berbatasan dengan laut dan di luar kawasan hutan. Terdapat 330 keluarga, ada kepala desa, ada sekretaris desa dan 26 Aparatur Pemerintahan, Ada BPD/Lembaga Masyarakat dengan jumlah Anggota 5 orang. Musyawarah desa selama tahun 2017 sebanyak 1 kegiatan. Saat ini Sampeantaba tergolong Berkembang menurut Indeks Desa Membangun dan tergolong Berkembang menurut Indeks Pembangunan Desa.

BUMDes Jelita adalah nama BUMDes di Desa Sampeantaba berdiri pada tahun 2015 dengan dasar Peraturan Desa Nomor 01 Tahun 2015 dan SK Nomor 141/15/SK/PEMDES. BUMDes Jelita mempunyai unit usaha berupa simpan pinjam dan penyewaan peralatan pesta dimana simpan pinjam merupakan usaha prioritas. Omzet yang diperoleh yaitu sebesar Rp. 577.304.712,- dan keuntungannya sebesar Rp. 58.160.982,- Desa Sampeantaba memperoleh bantuan sebesar Rp. 50.000.000,- Produk unggulan Desa Sampeantaba yaitu pertanian dan perkebunan (kelapa sawit). Beberapa kegiatan yang dilakukan di desa yaitu simpan pinjam dan penyewaan peralatan pesta. Permodalan yang ada pada BUMDes sebesar Rp. 354.865.380,- Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa BUMDes Jelita memiliki potensi perputaran ekonomi sebesar 80 persen dari Modal.

Pewarta : LIN
Editor : DJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here