Menu

Mode Gelap

Bumdes · 20 Sep 2021 23:59 WIB ·

BUMDes Orientasinya Bukan ke PADes Tapi kepada Kesejahteraan Masyarakat


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat kunjungan kerja ke BUMDes Mbangun Deso, Desa Kajar, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat kunjungan kerja ke BUMDes Mbangun Deso, Desa Kajar, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI

Jurnaldesa.id | Rembang – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar meninjau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mbangun Deso di Desa Kajar, Kabupaten Rembang, Jumat (17/9/2021).

BUMDes ini berhasil mengembangkan Desa Wisata Kajar yang memiliki sarana edupark, yakni sebuah taman edukasi yang mengintegrasikan antara pertanian dan peternakan.

Rencananya, di wilayah ini akan dibangun sarana edupark dengan skala lebih besar, yang akan melibatkan sejumlah desa lainnya.

“Di wilayah ini akan dibikin integrated farming (pertanian terpadu) yang lebih besar, yang melibatkan hingga 6 desa. Ada kerja sama tiga pihak, dana desa; KUR (Kredit Usaha Rakyat), kemudian supporting PT Semen Gresik sehingga akan menjadi model integrated farming yang lebih luas,” ujarnya.

Menteri Halim Iskandar mengatakan, pengembangan desa wisata edupark yang merupakan kerja sama antara BUMDes Mbangun Deso dan PT Semen Gresik Pabrik Rembang ini menjadi model kerja sama yang dapat diduplikasi oleh desa dan berbagai perusahaan lainnya.

Menurutnya, pendampingan BUMDes dan BUMDes Bersama dari berbagai usaha/industri penting dilakukan untuk meningkatkan geliat ekonomi desa.

“Supaya dunia usaha bisa memberikan dampak langsung kepada geliat ekonomi di perdesaan, salah satu caranya adalah dengan adanya pendampingan dunia usaha ke BUMDes dan BUMDes Bersama,” ujarnya.

Pria yang juga akrab disapa Gus Halim ini menerangkan, pengembangan BUMDes dilakukan bukan semata-mata berkaitan dengan profit dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), namun lebih untuk memberikan percepatan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Menurutnya, BUMDes memiliki peran penting dalam menkoordinir dan menkonsolidasi berbagai UMKM di desa.

“BUMDes orientasinya bukan PADes. Tapi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, Gus Halim melarang BUMDes membuka unit usaha yang dapat mematikan usaha masyarakat desa setempat. Sebab menurutnya, hal tersebut tidak hanya akan menimbulkan konflik, namun juga akan berdampak pada penurunan pendapatan warga desa setempat.

“Makanya saya selalu tekankan, bahkan saya haruskan, bahwa BUMDes dan BUMDes Bersama jangan sekali-kali bangun unit usaha yang sudah dilakukan warga,” ujarnya.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Data Desa Berbasis SDGs Desa Pandu Pembangunan Desa Tepat Sasaran

28 Maret 2022 - 09:23 WIB

Desa

400 Triliun Dana Desa Digelontorkan Sejak 2015, Ini Hasilnya

28 Maret 2022 - 08:12 WIB

Dana Desa

Cerita Pembangunan Jalan Hanya di Depan Rumah Kades dan Tokoh Desa

26 Maret 2022 - 18:03 WIB

Desa

Menyandang Desa Digital Terbaik Jawa Barat, Desa Cangkingan Terus Berinovasi

18 Maret 2022 - 18:00 WIB

Desa Digital

Satu Data Kemenkeu Guna Tingkatkan Produk dan Kualitas Pelaku UMKM

18 Maret 2022 - 17:00 WIB

UMKM

Menteri Desa PDTT: Transformasi PNPM-Mpd Ke BUM Desa Bersama Agar Asetnya Punya Kepastian Hukum

18 Maret 2022 - 08:00 WIB

Desa
Trending di Bumdes