Kabupaten Bulungan Siapkan 1.000 Hektare untuk Pengembangan Kopi – Kakao

0
236
jurnaldesa/foto.Pemkab.Bulungan (Kabupaten Bulungan Siapkan 1.000 Hektare untuk Pengembangan Kopi – Kakao)

Jurnaldesa.id | Bulungan – Kementerian Pertanian pada Rabu pagi (19/2) melalui Dirjen Perkebunan, menerima penyerahan proposal pelaksanaan program pengembangan kopi – kakao dari Bupati Bulungan, H. Sudjati, SH. Program yang menggunakan lahan seluas 1.000 hektare itu akan dilaksanakan oleh Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada tahun 2021 mendatang.

Dirjen Perkebunan Dr. Ir. Kasdi Subyagono, M.Sc, didampingi Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ir. Dedi Junaedi, M.Sc, menyambut baik proposal itu mengingat komoditas perkebunan merupakan penyumbang devisa tertinggi dari sektor pertanian sehingga cukup menjanjikan untuk dikembangkan. “Pada 2021 Dirjen Perkebunan akan memberikan 1 program pembibitan kopi – kakao seluas 5 hektare guna menjadi stimulan bagi pengembangan kopi – kakao di Bulungan,” ungkap Kasdi.

Kasdi menambahkan, “bantuan dari pemerintah pusat akan lebih diarahkan kepada kemandirian petani dalam mengembangkan usaha perkebunan melalui KUR, bisa disandingkan dengan Dana Desa mulai dari hulu sampai hilir”. Sedangkan Bupati Bulungan yang didampingi Kadis Pertanian Bulungan, drh. Achmad Yani dan Kabid Perkebunan Syahrudin, SP menjelaskan, “program yang menggunakan lahan 1.000 hektare terdiri 700 hektare untuk pengembangan kakao dan 300 hektare untuk kopi”.

Sudjati menambahkan, “untuk pengembangan komoditas kakao pihaknya telah menyiapkan lahan di Desa Antutan 400 hektare, di Desa Sajau Pura 200 hektare, di Desa Kelubir 100 hektare. Sedangkan untuk komoditas kopi telah disiapkan lahan di Desa Muara Pangean 100 hektare, di Desa Long Bia 100 hektare, dan di Desa Tanjung Buka / SP 2 seluas 100 hektare”.

Dalam kesempatan itu Dirjen Perkebunan menyarankan, pengembangan perkebunan dilakukan dengan cara tumpang sari agar petani dapat hasil maksimal. “Kemudian saat proses hilirisasi perhatikan kemasan produk agar menarik sehingga mampu bersaing”.

Sementara itu Bupati mengusulkan agar Kabupaten Bulungan dimasukkan sebagai salah satu kabupaten pendukung penghasil komoditas strategis melalui pengembangan kopi – kakao, sebagaimana diamanatkan dalam Perpres nomor 28 tahun 2008 tentang Kebijakan Industri Nasional.

Pewarta: Yudi AS.
Editor: Djali Achmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here