Kampung Tangguh Nusantara Akan Dibangun Disetiap Kecamatan Kota Banda Aceh

0
137
jurnaldesa/foto.acehprov.go.id (Rapat Perumusan Pembentukan Kampung Tangguh Nusantara yang dipimpin Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Faisal S. STP)

Jurnaldesa.id | Banda Aceh – Setelah Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Kuta Raja dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN), Pemkot Banda Aceh dan Polresta kembali menyiapkan gampong-gampong (desa) lainnya di Banda Aceh sebagai KTN.

“Minimal di setiap kecamatan ada satu KTN, ini segera kita siapkan,” kata Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Senin (13/7/2020), saat memimpin rapat perencanaan persiapan KTN bersama Wakapolresta, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, di Balai Kota.

Rapat tersebut dipandu Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Faisal S. STP, dan dihadiri antara lain Staf Ahli Wali Kota, perwakilan Dandim 0101/BS, Kepala BPBD Rizal Abdillah, Kadinsos Rizal Junaedi, Kepala DPMG Dwi Putrasyah, unsur Dinkes dan para Camat dalam wilayah Kota Banda Aceh. Hadir juga Camat Kuta Raja Arie Januar dan Keuchik Lampaseh Kota Masri Gade.

Menurut Zainal Arifin, rapat tersebut dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi, baik dari pihak kepolisian, gampong, kecamatan hingga dinas terkait sehingga program ini akan berjalan maksimal sesuai yang direncanakan. Khususnya terhadap langkah-langkah yang diperlukan terkait KTN-KTN yang akan dibangun di setiap kecamatan di Banda Aceh guna mendorong partisipasi masyarakat terhadap pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tujuan kita, selain tangguh menghadapi Covid-19, kita ingin masyarakat tangguh menghadapi dampak pandemi ini, seperti dampak sosial, ekonomi sehingga mampu menciptakan stabilitas keamanan, ekonomi, sosial, dan berbagai hal lain,” ungkap Chek Zainal.

Program ini tentu membutuhkan anggaran, dan anggaran tersebut bersumber dari dana desa, sementara yang tidak tertampung di APBG bisa didukung dari APBK melalui dinas-dinas terkait.

Sementara itu, Wakapolres menyampaikan bahwa memberikan edukasi secara terus menerus kepada masyarakat mengenai program KTN merupakan sesuatu yang cukup penting, agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang cukup, bagaimana pencegahan dan penanggulanganya.

”Misalnya perlu kita sampaikan, di KTN itu perlu ada bangunan untuk isolasi. Itu tidak selamanya butuh bangunan besar seperti hotel, karena isolasi juga bisa dilakukan di rumah, tentunya dengan dukungan anggota keluarga,” kata Wakapolresta.

Sumber Rilis: Humas Provinsi Aceh
Pewarta: Darmanto
Editor: Djali Achmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here