Menu

Mode Gelap
Akhirnya Bali Muncul Sebagai Satu-satunya Provinsi Mandiri 355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian 43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal 1,5 Triliun Guna Tolikara Yang Lebih Baik di 2022 Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

Dinamika · 18 Jul 2020 13:00 WIB ·

Kelompok Wanita Tani Mrican Panen Sayur dan Buah dengan Metode Demplot

jurnaldesa/Foto:Desa Caturtunggal (Kelompok Wanita Tani Srikandi Padukuhan Mrican, sedang panen hasil pertanian)

Jurnaldesa.id | Sleman – Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Padukuhan Mrican dalam beberapa tahun ini serius mengembangkan metode Demonstrasin Plot (Demplot). Metode ini sebagai upaya penyuluhan dalam pemanfaatan lahan yang berbasis teknologi sebagai alternatif budidaya tanaman, baik itu buah maupun sayur.

Hasil dari upaya tersebut digelarlah panen hasil pertanian, pada Jumat, (17/07), bertempat di lahan Demplot KWT Srikandi Padukuhan Mrican. Panen bersama itu dihadiri oleh pejabat Kepala Desa Caturtunggal, Munadi, S.Sos, Kasi Ekobang Kecamatan Depok, Kasi Kesejahteraan, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Caturtunggal, PPL Pertanian Kecamatan Depok, dan tokoh masyarakat Padukuhan Mrican.

Dalam kesempatan itu, Munadi, S.Sos, menyampaikan bahwa panen bersama ini sebagai momen untuk penyuluhan kepada petani maupun kelompok wanita tani untuk mencoba teknologi tanaman budidaya. Panen bersama yang menghasilkan sayuran seperti terong, pare, dan buah-buahan itu, diharapkan dapat memotivasi warga untuk melakukan budidaya tanaman dengan teknologi di lahan sempit.

Munadi berharap, penggunaan metode Demplot ini dapat diterima dan mau diterapkan oleh warga. Apalagi penyuluh dari Pemerintah Desa dan PPL Pertanian Kecamatan Depok telah menggunakan metode yang tepat dalam penyampaian materi penyuluhan.

Sementara itu Dukuh Mrican, Sumarji, menegaskan, Demplot merupakan bagian dari metode penyuluhan pertanian yang menjadi cara bagi penyuluh dalam menyampaikan materi penyuluhan kepada petani dan keluarganya. Terlebih hal ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Caturtunggal dan pihak terkait lainnya.

“Kepada petani maupun warga agar dapat menjalin kemitraan dengan pihak terkait untuk pengembangan Demplot KWT Srikandi Mrican sebagai wahana praktek dalaman penyuluhan budidaya pertanian,” tambah Munadi.

Rilis: Desa Caturtunggal
Pewarta: Darmanto
Editor: Djali Achmad

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 176 kali

Baca Lainnya

355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian

3 September 2022 - 23:58 WIB

Kabupaten Tolikara

43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal

2 September 2022 - 16:58 WIB

Kabupaten Tolikara

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh
Trending di Dana Desa