Menu

Mode Gelap

Dinamika · 23 Sep 2021 17:00 WIB ·

Kerjasama Kemendesa dan FKUI Terjunkan Dokter Muda ke Desa


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam di Jakarta, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam di Jakarta, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI

Jurnaldesa.id | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar terima kunjungan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEN, MMB, FINASIM, FACP.

Dalam kunjungannya itu, Gus Menteri dan Ari Fahrial membahas rencana kerja sama untuk mengirimkan dokter muda ke pelosok desa yang minim tenaga kesehatannya.

“Menarik, tentu kita sangat berterimakasih dan ini sangat menggembirakan, kita bayangkan banyak hal yang bisa kita kerjasamakan,” kata Gus Menteri menyambut tawaran kerja sama itu, Rabu (22/09/2021).

Gus Menteri menjelaskan skema kerja sama yang akan dijajaki dengan FKUI tersebut yaitu FKUI menyiapkan dokter-dokternya sedangkan Kemendes PDTT menyiapkan datanya, desa mana saja yang membutuhkan tenaga kesehatan sebagaimana data SDGs Desa.

“Bayangan saya begini 2022 UI menyiapkan sekian dokter, kita punya peta juga kita punya datanya dimana saja, karena APBDES juga disiapkan,” katanya.

Berdasarkan penuturan Ari Fahrial, UI rutin menghasilkan kurang lebih 230 dokter muda atau yang disebut dokter internship dalam setiap tahunnya, selama ini mereka diterjunkan ke beberapa Puskesmas untuk mengikuti pendidikan profesi.

Internship yang dimaksud adalah program magang atau praktek bagi dokter muda yang sudah menyelesaikan koas, biasanya praktek dilakukan di rumah sakit yang mendapatkan Surat Izin Praktek (SIP) seperti Rumah Sakit tipe C dalam kurun waktu 1 tahun.

Pasalnya, keberadaan dokter internship di Puskesmas itu tidak dimanfaatkan secara maksimal sesuai disiplin keilmuan yang dimiliki, konon mereka dianggap belum sepenuhnya dokter sehingga hanya membantu administrasi rumah sakit tempat mereka praktek.

Ari Fahrial menilai dokter-dokter muda itu akan lebih bermanfaat apabila diterjunkan ke desa-desa di Indonesia untuk ikut terlibat membangun desa khususnya di sektor kesehatannya.

“Tentu dengan dokter-dokter muda dan handal dan berkualitas dari FKUI bisa membantu masyarakat kita, dan mudah-mudahan dengan kerja sama ini kedepan banyak membantu dan melakukan banyak hal untuk membantu dan membangun desa,” pungkasnya.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Status IDM 3 Desa Perbatasan Kecamatan Sei Menggaris – Malaysia

20 November 2023 - 10:36 WIB

Desa Terdepan

Menjaga Alam dan Tradisi di Desa Penglipuran Bali

28 Oktober 2023 - 16:05 WIB

Desa Penglipuran

Musrenbangdes RKP 2024 Desa Ambengan Bali Fokus Pada Kesehatan

10 Oktober 2023 - 08:10 WIB

Desa Ambengan

Program Electrifying Agriculture PLN Tekan Biaya Operasional Petani Bawang Hingga 75 Persen

28 April 2023 - 16:09 WIB

PLN

Pom Listrik Kapal Sandar PLN Bantu Nelayan NTT

28 April 2023 - 12:28 WIB

PLN

Siswa Sekolah Live in di Desa Wisata Binaan Bakti BCA

13 April 2023 - 17:08 WIB

BCA
Trending di Dinamika