Kerjasama Kemendesa dan FKUI Terjunkan Dokter Muda ke Desa

0
11
Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam di Jakarta, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI
Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam di Jakarta, Indonesia. Foto : Kemendesa PDTT RI

Jurnaldesa.id | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar terima kunjungan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEN, MMB, FINASIM, FACP.

Dalam kunjungannya itu, Gus Menteri dan Ari Fahrial membahas rencana kerja sama untuk mengirimkan dokter muda ke pelosok desa yang minim tenaga kesehatannya.

“Menarik, tentu kita sangat berterimakasih dan ini sangat menggembirakan, kita bayangkan banyak hal yang bisa kita kerjasamakan,” kata Gus Menteri menyambut tawaran kerja sama itu, Rabu (22/09/2021).

Gus Menteri menjelaskan skema kerja sama yang akan dijajaki dengan FKUI tersebut yaitu FKUI menyiapkan dokter-dokternya sedangkan Kemendes PDTT menyiapkan datanya, desa mana saja yang membutuhkan tenaga kesehatan sebagaimana data SDGs Desa.

“Bayangan saya begini 2022 UI menyiapkan sekian dokter, kita punya peta juga kita punya datanya dimana saja, karena APBDES juga disiapkan,” katanya.

Berdasarkan penuturan Ari Fahrial, UI rutin menghasilkan kurang lebih 230 dokter muda atau yang disebut dokter internship dalam setiap tahunnya, selama ini mereka diterjunkan ke beberapa Puskesmas untuk mengikuti pendidikan profesi.

Internship yang dimaksud adalah program magang atau praktek bagi dokter muda yang sudah menyelesaikan koas, biasanya praktek dilakukan di rumah sakit yang mendapatkan Surat Izin Praktek (SIP) seperti Rumah Sakit tipe C dalam kurun waktu 1 tahun.

Pasalnya, keberadaan dokter internship di Puskesmas itu tidak dimanfaatkan secara maksimal sesuai disiplin keilmuan yang dimiliki, konon mereka dianggap belum sepenuhnya dokter sehingga hanya membantu administrasi rumah sakit tempat mereka praktek.

Ari Fahrial menilai dokter-dokter muda itu akan lebih bermanfaat apabila diterjunkan ke desa-desa di Indonesia untuk ikut terlibat membangun desa khususnya di sektor kesehatannya.

“Tentu dengan dokter-dokter muda dan handal dan berkualitas dari FKUI bisa membantu masyarakat kita, dan mudah-mudahan dengan kerja sama ini kedepan banyak membantu dan melakukan banyak hal untuk membantu dan membangun desa,” pungkasnya.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here