Menu

Mode Gelap

Dinamika · 26 Agu 2019 09:00 WIB ·

Mbah Sadiman Dapat 100 Juta Atas Upaya Penghijauan

jurnaldesa/foto:IABI (Mbah Sadiman saat menerima dana 100 Juta dari Wakil Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta, Joko Sudarmo)

JURNALDESA – Mbah Sadiman, pria yang peduli dan gigih atas upaya penghijauan mendapat penghargaan Apresiasi Dukungan Insan Inspiratif. Penghargaan itu diterimanya di Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Minggu (25/8).

Sadiman berperan dalam menanam dan merawat puluhan ribu pohon yang berfungsi sebagai pengikat air penghidupan bagi warga desa.

Berbagai tanaman khususnya beringin, menjadikan desanya berlimpah air. Meskipun wilayahnya memasuki kemarau. Dan ia memilih beringin karena memiliki kelebihan mencegah erosi.

Beringin yang ditanam sejak 1996 itu memunculkan mata air. Sekarang warga Desa Geneng di lereng Gunung Lawu merasakan jerih payahnya. Dan masyarakat setempat sebanyak 340 KK mendapat aliran air gratis dan mandiri.

Atas upayanya, BNPB dan berbagai pihak memberikan Apresiasi Dukungan Insan Apresiatif. Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan membuka acara tersebut.

“Apa yang dilakukan Mbah Sadiman bisa jadi contoh. Kita bisa ikuti jejaknya dalam melestarikan lingkungan,” ujar Lilik.

Apresiasi Bank Rakyat Indonesia

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan dukungan dan penghargaan kepada Sadiman. Penghargaan sebagai tokoh penyelamat lingkungan yang gigih dan semangat tanpa pamrih meski sudah usia lanjut.

BRI mendukung gerakan Sadiman selama 23 tahun terakhir. Wakil Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta Joko Sudarmo menyerahkan dana Rp 100 juta. Hal itu dilakukan atas kepedulian Sadiman yang tinggi kepada lingkungan dan kemanusiaan.

Selama 20 tahun sejak tahun 1996, Sadiman telah mengabdi sebagai pekerja senyap guna memulihkan ekosistem lereng Gunung Lawu. Sebelumnya kebakaran hebat pernah melanda desa. Kekeringan saat kemarau, banjir saat hujan, petani tak cukup air untuk tanaman, dan warga sulit dapat air.

Mbah Sadiman Mulai Menanam Beringin

Lahan seluas 250 ha di Bukit Gendol dan Bukit Ampyang, lereng Gunung Lawu, telah ia tanami lebih dari 11 ribu tanaman. Ini bermula dari keresahannya akibat kerusakan lingkungan. Seperti penebangan dan penjarahan hutan yang dilakukan warga.

Lalu berimbas pada kehidupan warganya sendiri. Lelaki tua itu melakukannya sendiri. Tanpa bayaran dan tidak mengharapkan imbalan.

“Dulu saya dianggap gila. Karena saat itu masyarakat menanam pangan. Tapi saya malah menanam beringin. Sekarang yang saya tanam menghasilkan air untuk warga. Dan udara jadi sejuk,” tutur Sadiman.

Pada Agustus 2019, BNPB memberikan penghargaan sebagai tokoh inspiratif Reksa Utama Anindha (Penjaga Bumi Penuh Kebijakan). Pada kesempatan itu Kepala BNPB menyampaikan, butuh ribuan orang seperti Mbah Sadiman.

“Meski sudah 68 tahun, beliau masih segar semangat menanam pohon. Alasan kenapa beringin, selain kuat, penyuplai air dan udara, beringin juga dipercaya ada ‘penunggunya’. Jadi warga tidak berani tebang. Ini unik dan menarik,” ujar Doni Monardo di Graha BNPB.

Penyerahan Apresiasi dihadiri berbagai pihak. Mulai dari DPRD Wonogiri, BPBD Jawa Tengah, BPBD Wonogiri. Lalu BRI Pusat, BRI Kanwil Yogyakarta, aparatur Kecamatan Bulukerto dan murid sekolah.

Penulis: Yudi AS.
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 293 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Status IDM 3 Desa Perbatasan Kecamatan Sei Menggaris – Malaysia

20 November 2023 - 10:36 WIB

Desa Terdepan

Menjaga Alam dan Tradisi di Desa Penglipuran Bali

28 Oktober 2023 - 16:05 WIB

Desa Penglipuran

Musrenbangdes RKP 2024 Desa Ambengan Bali Fokus Pada Kesehatan

10 Oktober 2023 - 08:10 WIB

Desa Ambengan

Program Electrifying Agriculture PLN Tekan Biaya Operasional Petani Bawang Hingga 75 Persen

28 April 2023 - 16:09 WIB

PLN

Pom Listrik Kapal Sandar PLN Bantu Nelayan NTT

28 April 2023 - 12:28 WIB

PLN

Siswa Sekolah Live in di Desa Wisata Binaan Bakti BCA

13 April 2023 - 17:08 WIB

BCA
Trending di Dinamika