Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dana Desa · 3 Nov 2020 08:42 WIB ·

Penyaluran BLT Dana Desa Wujud Keadilan Sosial


Penyaluran BLT Dana Desa Wujud Keadilan Sosial Perbesar

Jurnaldesa.id l Jakarta – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mengatakan, per 2 November tahun 2020 Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah tersalur sebanyak Rp18.135.900.300.000.

“Dana desa untuk BLT yang sudah tersalur mencapai Rp18 Triliun lebih. Ini merupakan salah satu kegiatan pendukung resiliensi ekonomi desa, melalui BLT Dana Desa,” ujarnya saat menjadi pembicara kunci pada Kajian Desa secara virtual bersama Tv Desa di Jakarta, Selasa (3/11).

Budi Arie mengungkapkan, BLT Dana Desa yang telah tersalurkan tersebut telah menyentuh sebanyak 8.001.512 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di perdesaan. Menurutnya, BLT Dana Desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli dan daya ungkit ekonomi masyarakat desa.

Tak hanya BLT, menurut Budi Arie, dana desa di tengah pandemi covid-19 ini juga digunakan untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). PKTD bertujuan untuk dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.

Ia mengatakan, pandemi covid-19 menjadi fenomena global yang tidak pernah diduga sebelumnya. Menurutnya, pandemi covid-19 memberikan dampak yang sangat luas tak hanya di Indonesia, namun juga di negara-negara dunia lainnya.

“Maka sesuai arahan Presiden, dana desa dialokasikan untuk tiga hal yakni BLT, PKTD, dan berbagai program sosial untuk mendukung jaring pengaman sosial bagi masyarakat perdesaan,” ujarnya.

Di sisi lain ia mengungkapkan, bahwa persentase pencairan dana desa yang masuk ke Rekening Kas Desa (RKDes) pada tahun 2020 lebih tinggi dari pada tahun 2019. Adapun pencairan dana desa per 24 Oktober 2020 sebesar 80,87 persen, lebih tinggi dibandingkan pencairan dana desa per 24 Oktober 2019 sebesar 61,54 persen.

“Ada perbandingan year on year, tahun 2019 dengan tahun 2020. Per 24 Oktober, kita bisa lihat, dana desa yang cair ke rekening desa itu sudah mencakup 80,87 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya,” terangnya.

Penulis : Parlin Siagian

Editor : Djali Achmad

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel