Peringati HBT di Mamuju Tengah, Gus Menteri Sebut Transmigran Pahlawan NKRI

0
202

Jurnaldesa.id – Mamuju Tengah – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar merayakan Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke 70 di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu (12/12). Ia berdialog dan melakukan potong tumpeng bersama sejumlah warga transmigran Mamuju Tengah.

Gus Menteri, sapaan akrabnya, mengatakan, pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah tidak lepas dari jasa para transmigran. Pasalnya, Mamuju Tengah sendiri merupakan embrio dari kawasan transmigrasi.

Bagi Gus Menteri, transmigran layak disebut sebagai pahlawan bagi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya tegaskan bahwa transmigran adalah pahlawan-pahlawan kami. Terimakasih para transmigran yang telah mendedikasikan dirinya untuk kemajuan NKRI,” ujarnya di hadapan sejumlah transmigran.

Gus Menteri mengatakan, Kabupaten Mamuju Tengah memiliki banyak sekali profil para transmigran yang berhasil dan sukses. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa program transmigrasi memberikan harapan kesejahteraan baru bagi masyarakat.

“Saya bersyukur bisa memperingati Hari Bhakti Transmigrasi di daerah transmigrasi di Sulawesi Barat, yang notabene hampir semua daerahnya adalah daerah transmigrasi,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Gus Menteri menepis anggapan bahwa program transmigrasi digelar semata-mata untuk melakukan pemindahan penduduk. Ia menegaskan, program transmigrasi dilaksanakan untuk mendistribusikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Transmigrasi bukan program distribusi penduduk. Saya tidak akan melakukan pemindahan kemiskinan dari satu tempat ke tempat lain. Karena paradigma transmigrasi adalah distribusi kesejahteraan,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni mengakui bahwa program transmigrasi telah melahirkan otonomi baru di Mamuju Tengah.

Menurutnya, program transmigrasi telah berhasil menjadikan hutan belantara di Mamuju Tengah menjadi kawasan permukiman yang produktif.

“Hampir boleh kitabkatakan, andai kata tidak ada transmigrasi, tidak mungkin terbentuk otonomi baru di Mamuju Tengah ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, di hari yang sama, sebelum melakukan kunjungan di Mamuju Tengah, Gus Menteri terlebih dahulu melakukan upacara peringatan Hari Bhakti Transmigrasi di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Pewarta: Parlin Siagian
Editor: Djali Achmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here