Menu

Mode Gelap
Akhirnya Bali Muncul Sebagai Satu-satunya Provinsi Mandiri 355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian 43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal 1,5 Triliun Guna Tolikara Yang Lebih Baik di 2022 Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

Dinamika · 2 Jul 2019 09:00 WIB ·

World Environment Day, ITDC Gelar The Nusa Stop Plastic Pollution

jurnaldesa/foto:itdc (Beach clean up, aksi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat dari sampah plastik)

Jurnaldesa.id | Bali – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali, kembali melaksanakan kegiatan beach clean up di area Nusa Dharma, The Nusa Dua. Kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh setiap tanggal 5 Juni sekaligus sebagai salah satu implementasi dukungan terhadap peraturan Gubernur Bali nomor 97 tahun 2018 tentang “Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai”.

Kegiatan beach clean up dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, tenant hotel dan fasilitas yang berada di Kawasan The Nusa Dua dan masyarakat paguyuban pedagang jasa di area The Nusa Dua. Kegiatan itu dilakukan sebagai aksi dalam menjaga lingkungan kawasan tetap bersih dan sehat dari sampah plastik.

Kegiatan beach clean up atau bersih-bersih sampah plastik mengangkat tema” The Nusa Dua Stops Plastic Pollution” dan menjadi bagian dari campaign The Nusa Dua dalam mengurangi penggunaan benda-benda plastik sekali pakai di lingkungan kawasan. Kegiatan dilakukan di pulau Nusa Dharma, salah satu dari dua pulau yang menjadi cikal bakal nama Nusa Dua. Kawasan yang dianggap suci karena karena keberadaan Pura Nusa Dharma ini yang kedepannya akan dikembangkan menjadi pusat meditasi & yoga untuk menambah alternatif fasilitas serta daya tarik kawasan The Nusa Dua.

Kegiatan bersih-bersih sampah sendiri dilakukan oleh seluruh peserta di seputaran pulau dan pantai sekitarnya. Managing Director Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan “Kegiatan beach clean up merupakan kegiatan yang secara rutin dilakukan di kawasan The Nusa Dua sesuai konsep pengelolaan kawasan ini yang berlandaskan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).”

Ardita menambahkan, “Lingkungan dan sumber daya alam yang terawat dan bebas sampah juga kami yakini menjadi kunci utama untuk menarik minat wisatawan datang dan berkunjung ke The Nusa Dua. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi dan membangun masyarakat yang sadar dan peduli terhadap lingkungan, sehingga dapat bersama-sama mengurangi dampak kerusakan alam.”.

Pewarta: Darmanto SM.
Editor: Djali Achmad
Referensi: ITDC

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian

3 September 2022 - 23:58 WIB

Kabupaten Tolikara

43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal

2 September 2022 - 16:58 WIB

Kabupaten Tolikara

1,5 Triliun Guna Tolikara Yang Lebih Baik di 2022

1 September 2022 - 14:42 WIB

Kabupaten Tolikara

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko
Trending di Artikel