Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dinamika · 12 Okt 2021 09:00 WIB ·

Program Rehabilitasi Elang Jawa


Program Rehabilitasi Elang Jawa Perbesar

Jurnaldesa.id | Bogor – Melestarikan, menjaga dan merawat alam beserta habitat didalamnya merupakan sebuah kerja keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Salah satu habitat yang dilindungi oleh negara adalah Elang Jawa yang merupakan satwa langka. Sebagai sebuah upaya rehabilitasi satwa langka, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menginisiasi sebuah fasilitas Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ).

“Awalnya fasilitas ini disebut dengan suaka Elang sejak 2007, kemudian pada tahun 2015 berubah nama menjadi PSSEJ. Pada pengelolaannya dibawah naungan TNGHS, yang tujuan peruntukannya adalah untuk menjaga, merawat dan melestarikan populasi Elang Jawa. Inisiasi program ini diakibatkan oleh menurunnya populasi Elang Jawa yang sudah masuk ke dalam kategori satwa langka disebabkan oleh perburuan. Menurunnya populasi Elang Jawa disebabkan oleh menurunnya kawasan hutan di Pulau Jawa yang merupakan habitat dari Elang Jawa ini,” ucap Ahmad Munawir S.Hut., M.Si, Kepala Balai TNGHS di PSSEJ, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia mengatakan, program rehabilitasi ini memang merupakan upaya penyelamatan atas populasi Elang Jawa. Akibat perburuan liar dan penurunan kawasan hutan, Elang Jawa mengalami trauma dan di PSSEJ inilah kami mencoba untuk memulihkannya agar dapat dilepasliarkan kembali dan berkembang biak secara alami. Hal ini disadari sebagai sebuah upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga ekosistem lingkungan hidup. Pelestarian alam, menjaga habitat dan merawat hutan menjadi misi suci bagi kami, inilah yang merupakan landasan rasa dan karsa kami terhadap lingkungan hidup.

“Regulasi dan penerapannya serta sosialisasi yang kami lakukan dan kesadaran masyarakat yang tumbuh terbentuklah mutual simbiosis diantara pengelola dan masyarakat dalam upaya merawat Elang Jawa. Yang tadinya Elang Jawa ini diburu, diperjualbelikan dan dipelihara di rumah masing – masing menjadi dikembalikan oleh masyarakat untuk di rehabilitasi. Para sukarelawan masyarakat inilah yang kami apresiasi sebagai sebuah kehendak luhur untuk menghidupkan kembali ekosistem Elang Jawa,” ujar Ahmad Munawir.

Untuk ulasan lebih lengkap dapat disaksikan di tayangan video berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=56WH99cqgU4&t=99s
Program Rehabilitasi Elang Jawa

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel