Menu

Mode Gelap

Artikel · 28 Jan 2022 18:00 WIB ·

Seberapa Penting Indeks Desa Membangun (IDM)?


Seberapa Penting Indeks Desa Membangun (IDM)? Perbesar

JURNALDESA – Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu: (1) Indeks Ketahanan Sosial, yang di dalamnya fokus pada bidang Pendidikan, Kesehatan, Modal Sosial, dan tentang Permukiman.

(2) Indeks Ketahanan Ekonomi, yaitu bidang-bidang yang terkait tentang Keragaman Produksi Masyarakat, Akses Pusat Perdagangan dan Pasar, Akses Logistik, Akses Perbankan dan Kredit, dan Keterbukaan Wilayah.

(3) Yang ketiga yaitu Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan, yang mencangkup mengenai Kualitas Lingkungan, tentang Bencana Alam, dan Tanggap Bencana.

Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun (IDM) dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa Maju dan Mandiri perlu terdapat kerangka kerja pembangunan berkelanjutan.

Kerangka kerja tersebut yang di dalamnya terdapat aspek sosial, ekonomi, dan ekologi, menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi dalam mengembangkan kemampuan desa guna mensejahterakan kehidupan desa.

Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, didasarkan dan memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan.

Dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi Undang-undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

Indeks Desa Membangun mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah desa yaitu tipologi dan modal sosial.

Berdasarkan paparan di atas yang bersumber dari Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa PDTT, secara normatif Indeks Desa Membangun (IDM) cukup relevan dan sangat penting untuk diwujudkan dengan sungguh-sungguh. Sebab hal itu dapat memacu perbaikan dan peningkatan situasi dan kondisi desa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tinggal bagaimana selanjutnya sesuatu yang normatif tersebut mampu direalisasikan secara maksimal oleh pihak-pihak terkait. Sebab hal itu akan menjadi rujukan atau pedoman bagi Pemerintah Desa, Daerah, hingga Pemerintah Pusat dalam menekan status Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal.

Memasuki tahun 2022 sudah selayaknya status desa-desa di Indonesia minimal sekali sudah berada dilevel Desa Berkembang. Sangat disayangkan sekali kalau sampai akhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo di periode kedua ini masih terdapat Desa Tertinggal dan Desa Sangat tertinggal.

Penulis: Achmad S.
Editor: Djali Achmad

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

3 Dari 5 Desa Perbatasan Kecamatan Tulin Onsoi Dengan Malaysia Masih Tertinggal

19 November 2023 - 10:02 WIB

Desa Terdepan

Limpakon, Desa Perbatasan Kecamatan Lumbis Ogong Dengan Malaysia Masih Tertinggal

18 November 2023 - 10:29 WIB

Desa Terdepan

Status 6 Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Pansiangan Masih Tertinggal

17 November 2023 - 09:16 WIB

Desa Terdepan

Seluruh Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Hulu Berstatus Desa Tertinggal

16 November 2023 - 10:18 WIB

Desa Terdepan

Pa’ Loo, Satu-satunya Desa Perbatasan di Kecamatan Lumbis Dengan Malaysia

15 November 2023 - 10:27 WIB

Desa Terdepan

Status IDM Pada 3 Desa Perbatasan Kecamatan Krayan Timur Dengan Malaysia

14 November 2023 - 16:23 WIB

Desa Terdepan
Trending di Artikel