Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Dinamika · 4 Okt 2021 09:00 WIB ·

Abdul Halim Inginkan Kapasitas Pendamping Desa Terus Ditingkatkan


Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar Perbesar

Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar

Jurnaldesa.id | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Rabu (29/9) malam membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) peningkatan kapasitas tenaga pendamping profesional Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) tahap II di Jakarta.

Dalam arahannya, Menteri Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini menyampaikan keinginannya agar kapasitas sumber daya manusia pendamping bisa terus mengalami peningkatan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Saya tidak menginginkan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan penguatan Sumber Daya Manusia bagi para pendamping itu hanya formalitas saja,” katanya.

Menurutnya, tenaga pendamping profesional di Kemendes PDTT berbeda dengan berbagai bentuk pendamping. karena pendamping di kemendes PDTT itu merupakan pendamping kewilayahan pembangunan pemberdayaan masyarakat yang memiliki zonasi yang luas sehingga membutuhkan skill yang memadai.

“Saya titip, untuk betul-betul mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar nanti pada saat bertugas mentransformasikan apa yang harus ditransformasikan kepada para pendamping yang mengikuti pelatihan SDM nantinya bisa memiliki hasil yang maksimal. Karena ToT ini bertujuan untuk menyiapkan tim pelatih yang selanjutnya akan ditugaskan menjadi pelatih pada peningkatan kapasitas Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD),” katanya.

ToT tahap II ini merupakan kelanjutan dari ToT tahap I yang telah dilaksanakan pada tanggal 23-26 september lalu di Jakarta. Training of Trainer Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional adalah pelatihan yang diperuntukkan bagi Tenaga Ahli Kabupaten/Provinsi, Penggiat Desa dan Penggerak Swadaya Masyarakat yang disiapkan untuk menjadi pelatih atau trainer dan meneruskan materi pelatihan tersebut kepada Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Secara umum, training of trainer adalah sebuah proses transfer pengetahuan dan keterampilan agar kecakapannya bertambah atau menguat.

Tujuan pelatihan ToT pada intinya adalah untuk mengintensifkan penguatan kualitas kinerja harian tenaga pendamping profesional sebagai representasi kehadiran negara, dalam hal ini Kementerian Desa PDTT.

Karena itu kegiatan pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga penguatan komitmen yang berujung pada perubahan sikap profesional sebagai agen yang memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam pembukaan ini, Selain Gus Menteri turut dihadiri Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid, Staf Khusus Mendes PDTT Abdul Malik Haramain, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT Luthfiyah Nurlaela.

Pewarta : FEB
Editor : LIN

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko

Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal

20 Juli 2022 - 05:35 WIB

Desa Sungai Buluh

Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

18 Juli 2022 - 19:36 WIB

Desa Diyoudimi

Akses Internet dan Jalan Aspal Belum Ada, Kurulimbu Selatan NTT Naik Status

15 Juli 2022 - 18:02 WIB

IDM Kemendes PDTT
Trending di Artikel