Menu

Mode Gelap
Akhirnya Bali Muncul Sebagai Satu-satunya Provinsi Mandiri 355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian 43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal 1,5 Triliun Guna Tolikara Yang Lebih Baik di 2022 Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

Dinamika · 18 Jun 2022 08:00 WIB ·

Profil Ringkas Digital Desa, Sebuah Aplikasi Sistim Informasi Desa


 Profil ringkas digital desa, sebuah aplikasi sistim informasi desa. (Foto: Digides) Perbesar

Profil ringkas digital desa, sebuah aplikasi sistim informasi desa. (Foto: Digides)

JURNALDESA – Seiring perkembangan teknologi digital, suatu pelayanan, laporan, dan pengelolaan pemerintahan desa sudah seyogyanya dikemas secara digital. Terlebih jika wilayah desa tersebut telah terbangun infrastuktur jaringan internet.

Guna mendukung penyelengaraan pemerintahan desa secara digital atau komputerisasi tersebut, saat ini terdapat satu fasilitator yang telah terdaftar pada Kominfo yang keberadaannya dapat dimaksimalkan oleh pemerintah desa, yaitu DIGIDES.

Dengan menggunakan platform berbasis website, DIGIDES hadir untuk merancang sistem informasi dalam menangani berbagai pengurusan Pemerintahan Desa. Mulai dari administrasi dan pelayanan desa, yang penggunaannya berbasis website ataupun aplikasi android.

Menurut keterangan yang diperoleh Jurnaldesa melalui website resminya pada domain digitaldesa.id, bahwa layanan yang dilakukan secara digital itu dapat membantu masalah pelayanan desa secara komputerisasi.

Sehingga segala urusan administrasi, pelayanan masyarakat desa, pengurusan berkas perangkat desa, administrasi keuangan hingga administrasi pembangunan dan kas desa dapat diakses dengan mudah oleh perangkat desa maupun warga desa.

Terkait itu DIGIDES menawarkan beberapa fitur utama dalam websitenya:

1. Administrasi Desa. Fitur ini merupakan pengelola sistem informasi administrasi secara mandiri.

2. Pelayanan Desa. Fitur ini untuk mempermudah sistem layanan online untuk administrasi desa.

3. Perpajakan. Fitur ini berupa layanan khusus untuk memudahkan pencatatan pajak mulai dari rekapitulasi perpajakan.

4. Bantuan Sosial (Bansos). Fitur ini guna menyimpan dan mengelola data penerima bantuan sosial.

5. Website Profil Desa. Fitur ini memuat berbagai konten menarik dan penting untuk dibaca. Mulai dari profil pemerintahan, publikasi kegiatan, data statistik, potensi wisata.

6. Aplikasi Android. Dengan aplikasi DIGIDES, warga dapat mengakses informasi mengenai desa, memanfaatkan fitur marketplace yang terintegrasi, dan mengurus berbagai layanan kependudukan hanya dengan ketukan melalui layar ponsel.

7. Andi Smart. Sebuah anjungan mandiri yang berisi perangkat lunak yang telah terintegrasi dengan aplikasi DIGIDES sehingga mempermudah pengusurusan surat-surat.

8. Absensi dan Buku Tamu. Fitur ini pengganti absensi dan buku tamu manual, guna menginput absensi staf desa dan kunjungan tamu desa.

Lebih jauh DIGIDES mengklaim bahwa sistim yang ditawarkannya telah digunakan oleh 12 kabupaten. Sedangkan desa yang telah teregister memanfaatkan sistem DIGIDES sebanyak 544 desa. Untuk penggunaan personal, 9.535 pengguna telah bergabung dengan aplikasi ini.

H. Rudi Hartono, Kepala Desa Cilellang yang telah mengaplikasikan sistim DIGIDES di desanya mengatakan, “Dengan sistem DIGIDES memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi di tingkat desa. Bahkkan dapat digunakan oleh BUMDes untuk memasarkan produk desa secara luas”.

Manfaat senada diungkapkan oleh Muhammad Ilyas Banno, seorang Kepala Desa Corowali. “Kehadiran aplikasi DIGIDES sangat memudahkan pemerintah desa dalam melayani warga mengurus administrasi. Sehingga warga yang datang ke kantor desa cukup dengan waktu singkat sudah bisa mengambll keperluannya,” ungkap Ilyas.

Jika desa Anda tertarik untuk menggunakan DIGIDES, Anda dapat mengajukan request untuk mempelajari terlebih dahulu tentang DIGIDES. Untuk mengajukan Request Demo tersebut Anda harus mengisi “Form Ketertarikan Akses Demo Digital Desa” yang tersedia pada kolom website DIGIDES.

Atau Anda bisa langsung mendatangi kantor DIGIDES yang tersebar di tiga kota, di Sulawesi Selatan beralamat di Ruko I Walk J/10 Ciputra Citraland, Jalan Tun Abdul Razak. Untuk di Kota Balikapapan bisa dijumpai di Jalam AMD Sungai Ampal, Jokotole. RT 45, Kelurahan Sumber Rejo.

Untuk Kantor Jakarta Selatan berdomisili di Jalan TB. SImatupang Kav. 1, Cilandak Timur. Nomor telepon official yang dapat dihubungi +62 811 444 8585. Untuk Email dapat ditujukan ke official@digitalidesa.id.

Pewarta: MAD
Sumber: digitaldesa.id

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 240 kali

Baca Lainnya

355 Desa Sangat Tertinggal di Kabupaten Tolikara Perlu Mendapat Perhatian

3 September 2022 - 23:58 WIB

Kabupaten Tolikara

43 Dari 46 Distrik di Kabupaten Tolikara Masih Berstatus Sangat Tertinggal

2 September 2022 - 16:58 WIB

Kabupaten Tolikara

1,5 Triliun Guna Tolikara Yang Lebih Baik di 2022

1 September 2022 - 14:42 WIB

Kabupaten Tolikara

Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)?

25 Juli 2022 - 13:37 WIB

Desa Peliatan

Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten

22 Juli 2022 - 19:32 WIB

IDM 2021

Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes?

21 Juli 2022 - 17:43 WIB

Baksos Korem 132/Tadaluko
Trending di Artikel