Ratusan Keuchik Terpilih di Aceh Selatan Dilantik Wakil Bupati

0
488
jurnaldesa/foto:acehselatankab.go.id (Ratusan Keuchik terpilih di Aceh Selatan dilantik Wakil Bupati)

Jurnaldesa.id | Aceh Selatan – Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, istilah “Kepala Desa” disebut dengan nama “Keuchik”. Sehingga agenda Pemilihan Kepala Desa Langsung secara serentak, khususnya di Kabupaten Aceh Selatan disebut dengan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung). Sedangkan untuk istilah “Desa” di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebut dengan “Gampong”.

Pada Rabu, 19 Juni 2019 lalu, 128 dari 260 gampong yang tersebar di 18 kecamatan pada Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan Pilchiksung secara serentak. Gampong tersebut antara lain Kecamatan Labuanhaji Barat, sebanyak 6 gampong dengan calon keuchik 19 orang. Kecamatan Labuanhaji Tengah, 6 gampong dengan calon keuchik 18 orang. Kecamatan Labuanhaji Timur, 9 gampong calon keuchik 13 orang.

Kemudian Kecamatan Meukek, 12 gampong calon keuchik 35 orang. Kecamatan Sawang, 7 gampong calon keuchik 22 orang. Kecamatan Samadua, 3 gampong calon keuchik 9 orang. Kecamatan Tapaktuan, 2 gampong calon keuchik 8 orang. Kecamatan Pasie Raja, 14 gampong calon keuchik 42 orang. Kecamatan Kluet Utara, 13 gampong calon keuchik 32 orang. Kecamatan Kluet Tengah, 8 gampong calon keuchik 20 orang.

Selanjutnya Kecamatan Kluet Selatan, 8 gampong calon keuchik 25 orang. Kecamatan Kluet Timur, 8 gampong calon keuchik 26 orang. Kecamatan Bakongan, 2 gampong calon keuchik 4 orang. Kecamatan Bakongan Timur, 4 gampong calon keuchik 9 orang. Kecamatan Kota Bahagia, 7 gampong calon keuchik 21 orang. Kecamatan Trumon, 7 gampong calon keuchik 15 orang. Kecamatan Trumon Tengah, 6 gampong calon keuchik 12 orang. Dan Kecamatan Trumon Timur, 6 gampong calon keuchik 16 orang.

Pasca Pilchiksung, Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran melantik ratusan keuchik terpilih di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan, Selasa (16/7/2019). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah disaksikan unsur Forkopimda, para Asisten, Kepala SKPK, anggota DPRK, para Camat, tokoh masyarakat masing-masing gampong, dan undangan lainnya.

Dalam pidatonya Tgk. Amran mengatakan, “sebagai unsur pemerintahan, keuchik harus dapat membangun komunikasi yang harmonis dan bersinergi dengan terus berkoordinasi, konsultasi dan kerjasama dengan masyarakat. Baik hal itu dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan,” harapnya.

Dalam keterangannya di acehselatankab.go.id, Tgk. Amran menambahkan, “Begitu juga terhadap dana desa, diharapkan para keuchik dapat menjalankan seluruh prosedur dan mekanisme pengelolaan keuangan. Sehingga pelaksanaan dan penggunaannya dapat lebih efektif, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan secara baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Pewarta: Yudi AS.
Editor: Djali Achmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here