Menu

Mode Gelap
Sepenting Apa Skoring Indeks Desa Membangun (IDM)? Beberapa Data IDM Kemendes Terdapat Yang Tidak Konsisten Mengapa Baksos TNI/Polri Ke Desa Tidak Masuk Variabel Penilaian IDM Kemendes? Peroleh 885 Juta, Desa Sungai Benuh Jambi Tetap Berstatus Desa Sangat Tertinggal Profil Desa Paling Sangat Tertinggal di Indonesia

Aspirasi · 28 Jun 2019 15:00 WIB ·

Bekraf Mengadakan Sertifikasi Perajin Kriya Kayu Ukir Jepara

jurnaldesa/foto:bekraf (Peserta dan narasumber foto bersama pada Sertifikasi Profesi Kriya Kayu Ukir)

Jurnaldesa.id | Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi, menyelenggarakan Kegiatan Sertifikasi Profesi Perajin Kriya Kayu Ukir yang dilaksanakan pada tanggal 28 – 29 Juni 2019 di Hotel D’Season Premiere, Jepara.

Dalam acara tersebut, Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi, Sabartua Tampubolon berpendapat,“dalam rangka menunjang pencapaian tugas dan fungsi tersebut, pengembangan ekonomi kreatif dinilai tepat karena sektor ini dapat menjadi kekuatan baru pusat pertumbuhan ekonomi. Menjadi akses untuk perolehan lapangan kerja yang semakin berkualitas, perbaikan kesejahteraan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi anak bangsa.”

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di ekonomi kreatif membutuhkan suatu formalisasi yang lebih baik dan tepat mengenai pekerjaan profesi yang berkaitan dengan keahlian dan fungsi dari tiap jabatannya. Hal ini menimbulkan kebutuhan adanya standar profesi berikut sertifikasinya.

Sertifikasi profesi merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional (SKKNI) dan atau internasional. Sementara standar kompetensi merupakan rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, keahlian, serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Sebelum mengikuti acara sertifikasi para calon peserta mengikuti proses seleksi terlebih dahulu. Kegiatan seleksi calon peserta dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang terkait untuk sertifikasi profesi dan oleh Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi untuk Sertifikasi Asesor. Jumlah peserta yang lolos sebanyak 100 orang untuk sertifikasi profesi dan 40 orang untuk sertifikasi asesor.

Narasumber yang hadir antara lain Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi (Sabartua Tampubolon), Kepala Subdit Standardidasi dan Sertifikasi (Budi Triwinanta), Plt. Bupati Kabupaten Jepara (Dian Kristiandi), Kadis Perindag Kabupaten Jepara (Ratib Zaini), dan Wakil Ketua LSP Furniko, Mukh Arifin.

Pewarta: Darmanto SM.
Editor: Djali Achmad
Referensi: Bekraf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Warga Harap Perbaikan Jalan di Desa Wayau Cepat Rampung

31 Mei 2022 - 11:45 WIB

Infrastruktur Jalan

Satu Data Kemenkeu Guna Tingkatkan Produk dan Kualitas Pelaku UMKM

18 Maret 2022 - 17:00 WIB

UMKM

Puan Serahkan Bantuan PIP dan BLT UMKM Kepada Warga Morotai

8 Februari 2022 - 17:00 WIB

Puan Maharani Serahkan Bantuan PIP dan BLT UMKM

Adaptasi UMKM Terhadap Transformasi Digital

5 November 2021 - 09:00 WIB

Pentingnya Financial Planning Bagi UMKM (Part 2)

21 Oktober 2021 - 17:00 WIB

Trik Edge Mountain Survive Dimasa Pandemi

21 Oktober 2021 - 15:00 WIB

Trending di Aspirasi